”Ah.. tapi bereslah..” jawab Adek cuek sambil memejamkan matanya.Kuperhatikan Lina, tapi dia ternyata diam saja, dan hanya mengangguk kecil ketika kutawarkan mie. Film Porno ”Iya tadi Lin takut sekali, sekarang dipeluk sama Mas Son, Lin jadi nggak takut lagi” jawab Lina pelan sambil mengusap kepalanya di dadaku.Samar-samar tercium bau wangi dari rambutnya. ”Nggak Mas hanya kedinginan” katanya pelan. Mas Son..” gumam Adek lirih. benerkan, telat deh kalo kita mau nekat turun sekarang” kataku sambil mematikan kompor parafinku. Lumayanlah cahayanya cukup untuk menerangi di dalam tenda ini. aku mau di tengah biar hangat” kataku cuek sambil membuka resleting sleeping bagku.Tidak sempat kuperhatikan ekspresi Lina atau Adek karena keadaannya yang remang-remang. aaah..”Dan kemudian Adek terkulai lemas di dadaku, sementara aku yang masih memompa dari bawah hanya didiamkan Adek tanpa perlawanan lagi.”Aaa..




















