Diapun membalas ciuman-ku dengan penuh nafsu.Sembari berciuman Arhin-pun mulai membuka resleting dan kancing celanaku. Aku atur nafasku dan aku alihkan fikiranku agar aku tidak cepat klimaks.Beberpa saat Arhin bergoyang dengan penuh birahi sex. Bokeb Euhhhhh…, ” lenguhku. Untuk sekarang ini dulu yah, kapan-kapan aku kasih cerita sex yang unik dan seru lagi.,,,,,,,,,,,,,,,,, Saat itu jalan tol memang macet sekali baru masuk 100 meter aja sudah macet, bahkan saat itu bisa berjalan 1 meter-pun. Aku bangun dari rebahan lalu aku duduk diatas kursiku lagi,
“ Oh iya sayang, ambilin kondom didalam dasbord yah, biar aman, hhe…, ” ucapku.Tanpa banyak bicara diambilkanlah konndom itu, karena Arhin sangat pengertian dia membuka bungkuskondon dan memakakan sekalian kondom itu. Alat kelamin kami sudah samas-sama basah jadi sat itu tidak perlu lagi memberi pelumas untuk alat kelamin kami,
“ Sayang




















