Gubuk ini telah ditinggalkan dan hanya dihuni bila akan menyuling lagi keesokan harinya.Selanjutnya kami larut oleh perasaan dan kenyamanan dipan yang cukup luas untuk kami berpagutan. Jav Sub Indo Oohh.., aku sudah hampiir.. A Sui yang melihat wajahku hampir membentur cadas sungai, dengan sigap menarik tanganku. “Jadi kalian tak ‘pa-‘pa ‘kan? Kini sudah pukul 06.45 tetapi A Sui belum juga menyelesaikan ritualnya. Kejadian ini berlangsung hampir 10 tahun yang lalu. “A Sui, sorry yach aku tak sengaja melihat tubuhmu, ini kain sarungmu, pakailah kembali”, ujarku.Namun tak disangka, tanganku malah direngkuhnya hingga kami saling bertemu di balik batu besar tadi. Mulanya kami hanya saling cuek dan saling “bermusuhan”. Aku terpaksa menunduk karena tinggiku yang 175 cm. A Sui malah juga kebasahan dan sedang mengeringkan badannya di sana”. Lalu kami pulang dengan disambut oleh omelan Mami




















