“Baguskan, masih fresh…”, kata Candra.Aku pun mulai kembali berlinang air mata, entah apa dosa ku hingga diperlakukan seperti ini. Mungkin dia telah meminum obat kuat sebelum memaksaku ke sini.Pikiranku sedikit berkunang-kunang. Bokep Thailand Video yang ia tunjukkan itu adalah video hubungan seks ku bersama Mas Wahyu. “Aaaargggggghhhh….”, rintihku kesakitan. Sangat cepat dia membalas smsku, ‘Turunlah ke bawah, jangan kasih tahu siapa-siapa, atau kusebar videomu’, sontak saja aku kaget, video apa maksudnya? Aku tidak punya pilihan lain, aku coba melihat sekitar, kamar Chandra tertutup rapat.“Tenang aja, rahasia lu bakal gue jaga baik-baik…”, kata Chandra sambil membuka resleting celananya dan mengeluarkan penisnya. Aku akhirnya terlelap sebentar tak merasakan lagi sakitnya dinding vaginaku yang ditusuk penis besar Candra. “Boleh ga saya kirim?”, tanya Chandra.“Hapus ga lu?!”, perintahku.
















