“Eh tau nggak Wid tentang desas-desus mbak Diana dengan si Nina resepsionis itu?” Kata Hendra mulai dengan nada ‘rumpi-nya’. Normalkah aku kalau ada rangsangan yang timbul dalam diriku ketika melihat ‘ulah’ mereka tadi? Bokep Korea Umur kita berdua hampir sama. “Ok deh mam’..eh kamu mau lunch bareng gak nanti?”. Cukup mudah bagiku untuk memanipulasi dan memancing pria sekelasnya. Aku sendiri masih asyik mengutak-atik internet explorer-ku sambil menikmati suasana lengang di kantor. Hendra masih sempat mengajaku lunch bersamanya di luar tapi kutolak karena aku memang sedang tidak ingin keluar kantor. Tunggu sebentar..wait a second…aku mengumpulkan kesadaranku yang masih melayang kira-kira setengah meter diatas tubuhku.




















