Sedikit kekecewaan timbul di hatiku. Video bokep “Shall we dance?” katanya, membuat tawaku berhenti. Paul Anka? Aku mundur selangkah, berusaha menghindarinya daripada melakukan hal yang tak pernah kusukai saat menyaksikan film-film blue atau mendengar cerita teman-temanku- bahkan membayangkan melakukannya saja selama ini membuatku ingin muntah. Saat ia melepaskan bibirnya dari bibirku, kutatap wajahnya dengan perasaan tak karuan. Ia lalu meraih leherku, melingkarkan kedua betisnya di pinggangku. “Ahhh..,” erangku. Benar rupanya, kau tak bisa berdansa.”
Aku mendengus malu. Aku terkejut saat melihat ada air mata di situ. Kurasa aku terlalu emosionil.”
“Tak apa-apa,” balasku tersenyum. Waktu itu kulihat ia berdiri sendiri di depan pintu lorong yang menghubungkan ballroom dengan dapur.




















