Aku yang merasakan hal seperti itu semakin sering saja aku mendesah. Lagi-lagi jawaban Kevin membuat aku penasaran. Jav Sub Indo Beberapa detik berlalu kami-pun sudah tsama-sama telanjang. Sat itu dia hanya tersenyum semabri menikmati makanan yang kamipesan. Bebrapa saat kami menonon TV, tiba-tiba saja Kevin mnegelus-ngelus rambutku sembari berkata,
“ Kamu cantik banget hari ini Rhin, sejak pertama aku datang kerestoran aku sudah suka sama kamu, ” ucapnya. Kalau kata beberapa teman-temanku maupun itu teman main ataupun teman bekerja aku ini seharusnya menjadi model bukanya menjadi seorang waitress. “ Kenapa sayang enak yah, hhe…, ” ucapnya sembari tersenyum genit. Crottttttttttttt…., ”
“ Sayang aku keluar… Ouhhhhhhhhhhhhhhhh…., ” ucap Kevin seiring tersemburnya spermannya didalam liang senggamaku. Dengan gaya menungging aku vaginaku ditusuk kevin dari belakang. Banyak sekali seperma kamu, hangat rasanya sayang… Ahhhhhh…, ” jawabku menikmati semburan




















