Sudah satu jam kami ngobrol hingga hujan pun berhenti. Bokep Jilbab/Hijab Kali ini aku gantian membuka celana Niken. Belum lagi kemeja putih lengan pendek cukup ketat yang digunakannya membuat tubuhnya tampak semakin seksi dan akupun mulai berpikiran kotor untuk bisa menikmati tubuh Niken. Segera ku buka kondom dengan bungkus warna merah tersebut, ku keluarkan dan ku pasangkan dengan cepat ke penisku. Niken mengusap-usap perlahan dengan tangannya. “Masssss, masukin massss….” Desah Niken yang awalnya ku kira akan menolak persetubuhan ini, namun sebaliknya, ia yang terlihat paling menikmatinya.Perlahan aku masukan penisku ke dalam vagina Niken. Aku pun mengangguk sambil menarik Niken ke ranjangnya yang tidak terlalu besar namun cukup untuk pergumulan kami berdua. “Sini dong mas duduk dulu sambil nunggu hujanya reda. Kulihat Niken sedang mencari pakaian di lemari dengan posisi memunggungiku.




















