“Wah gede juga punya lu?!” kata-kata Jun mengagetkanku. Bokep Colmek Tentu saja itu membuatku heran. “Ray… “ sapaku,
“Ngapain…” belum sempat kulanjutkan pertanyaanku, tapi Ray yg kaget buru-buru membalikkan badan, dan duduk dilantai sambil menutup bibirnya dengan telunjuk mengisyaratkan aku agar diam. Sebagai orang baru di jakarta aku numpang di rumah tanteku kurang lebih 2 bulan di bilangan Tanjung Duren, namun setelah bekerja dan mendapatkan gaji, aku lalu kos dekat kantorku di kuningan. Lalu Jun ganti berjongkok dan membenamkan bibir dan lidahnya diselangkangan Juli. Ah jangan-jangan mereka akan ML di kamar mandi nih, pikirku. Waktu itu aku kos di Setia Budi, yah karena sebagai junior klerk (admin) gajiku tdk seberapa maka akupun harus cari kos yg murah dan terjangkau, tentu saja yg tdk harus naik angkutan dan mengeluarkan biaya transport.Beruntung sekali aku mendapatkan kos




















