Si Kakek ini siap mendengarkan kok”.Akhirnya setelah mengatur nafas, Juminten melanjutkan:
“anu.., saya sering mimpi, lagi di anu sama Pak Kartolo. Bokep Arab Juminten tampak sangat bingung, hampir semenit dia berdiri terpaku dgn berkata apapun. Kini tampaklah kemaluannya dgn jelas, kemaluan anak ABG yg baru ditumbuhi sedikit rambut. Berbahaya sekali Cah Sara, nanti kalau dibiarkan jadi ngabar (menguap) masuk ke pemrambuth darahmu, dapat mati kowe. Suaraku penuh ketegasan namun juga bernada kuatir:
“Cah Sara, Cah Sara, kamu dalam bahaya besar. Kurasakan puting itu semakin membesar dan mengeras. Lalu, dia tinggal menguasaimu saja..”mataku mendelik:
“mesakake banget (kasihan sekali) kowe Cah Sara..” si Juminten tampak sekok (shock) berat mendengar ucapanku yg meluncur seperti senapan mesin itu:
“terus bagaimana Kakek, tolong saya Kakek..” katanya seperti orang setengah sadar.Aku menghela nafas panjang, menggeleng-gelengkan kepala:
“berat, Cah Sara.




















