Jadi Polwannya turun semua.”
“Ohh.., gitu. Bokep Barat Aku ndak berani ketemuan lagi, dan Dewi kayaknya sekarang betul-betul sayang sama suaminya. Tapi lagi ruwet nihh…, dia kecantol ama temen kerjanya, ini aku lagi ngurus cerai” katanya sambil sedikit serak. Banyak olahraga kali ya?). Senyumnya makin mengembang. “ya udah…, kita beres-beres dulu yuk”
Aku melepas batangku yang mulai lemas dari memeknya, kuambil tisu untuk menahan dan membersihkan cairan disekitar memeknya. “Ehmmm…, kalau gitu…” dia berdiri kemudian berjalan kepintu depan. Wajahnya betul-betul rapat dengan wajahku, bikin aku gelagepan.“Belum mbak, pacar aja gak punya, ciuman juga belum pernah…” jawabku jujur. Lalu dia kembali ke tempatku duduk, kembali memeluk aku yang sudah betul-betul panas dingin.“Mau nggak kayak gitu??” setengah berbisik dewi nanya didekat telingaku, seluruh badanku jadi merinding.




















