Ternyata kenyataan tak sesuai dengan apa yang kuimpikan. Bokep Tante Jangankan untuk kerja, jalan saja susah. Katanya mau kayak Rasul? Lagi-lagi sesal menyerbu hatiku. Kuperhatikan ada inisial huruf M tertulis di sandal jepit itu. “Ummi… isteri sholihah itu tak hanya pandai ngisi pengajian, tapi dia juga harus pandai dalam mengatur tetek bengek urusan rumah tangga. Beberapa menit setelah kepergian dua ukhti itu, kembali melintas ukhti-ukhti yang lain. Kalau sudah begitu, aku yakin pasti air matanya merebak.*******Sepekan sudah aku ke luar kota. Sampai-sampai kemana-mana ia pergi harus bersandal jepit kumal. Subhanallah … Alhamdulillah…********Bi…, siang nanti antar Ummi ngaji ya…?” pinta isteriku. Abi tak tahan kalau makan terus menerus seperti ini!” Jawabku masih dengan nada tinggi.Mendengar ucapanku yang bernada emosi, kulihat isteriku menundukkan kepala dalam-dalam.




















