Lepasin dong..”
“Kamu bohong.. Bokep Jilbab/Hijab Praanngg!!”Lamunanku buyar saat kulihat Marissa meronta-ronta hingga kakinya menendang gelas wineku hingga terjatuh dan pecah!“Crreett..”Lakban yang menutup matanya aku lepas. “Ooh.. Kenapa Mas menculik saya?” tanyanya“Sudah..!! mmpphh.. Mana mungkin aku lepasin kamu ha.. Baik-baik ya kamu di sini.. Rambutnya terurai panjang hingga punggung, wajahnya yang cantik nyaris serupa dengan penyiar sebuah stasiun TV Fifi Aleyda Yahya.Marissa namanya, selalu mengusik kalbuku hingga kini. Lama telah aku pelajari bahwa di akhir bulan Marissa biasanya pulang jam 23.00 dan mengendarai taxi.Aku telah memarkirkan Mitsubishi Kudaku 10 meter sebelum kantornya.. Jangan”Lalu aku bopong Marissaku yang terikat itu ke kamar tidur yang satu lagi di apartemanku.




















