Itu Sekar, tunangannya. Vidio Bokep Tapi mendadak bayangan Bayang Ireng muncul lagi seperti cambuk berukuran raksasa, cepat sekali menyabet Sekar yang sedang maju menerjang. Keris di pinggang si pendekar berkilatan ketika dia menghunusnya. Dan satu salah langkah membuat pedang si perempuan terpental. AAHHN!! Bajingan, awas kamu!” Sekar menerjang, tak tahu Ratri sedang diapakan. Sekar dibalikkan sehingga telentang melayang, punggungnya ditopang beberapa lengan dan pinggangnya dibelit. Bayang Ireng mengamati wajah Sekar yang kacau, antara ingin menolak dan menyerah lalu menikmati. Dia menemukan pelataran candi itu diterangi empat pelita besar, membuat ribuan bayangan menari-nari mengikuti liuk cahaya api. Sekar berusaha meraihnya. Bersama… Ratri. Barulah Bayang Ireng menoleh, kedua matanya yang merah menyala itu melihat ke arah si pendekar.




















