“Oh iya, kita sudah lama ngobrol nih tapi belum mengenal nama masing-masing diantara kita” sahut Linda spontan. Bokeb Sangat beruntung sekali suasana pantai siang itu sepi dan yang lebih menguntungkan lagi, karena memang lokasi kita duduk jauh berada di ujung. Dengan lembut aku menjulurkan lidahku ke bagian perut Linda yang ternyata dia sedikit kegeLindan.“Hek.. “Aku sayang kamu Linda,” bisikku pelan.Tanganku juga tak tingal diam, dengan perlahan aku mengelus punggung Linda yang hanya di lapisi bikini tanpa bra di dalamnya. Aku sudah berdiri di depan kamarnya dan kemudian aku mengetuk pintunya. Sayang.. Dalam perjalanan menuju pulau kecil yang hanya membutuhkan waktu 45 menit, aku menjelaskan pemandangan sekitar kita saat itu. “Iya, maaf kalau mengejutkan anda!” Ujarnya kemudian.Dengan sedikit gugup, kemudian aku menjawab pertanyaan Linda, karena saat itu juga aku masih serius dengan file-file




















