“Aduh Mas ini. Lembaran kecil itu menunjukkan kalau aku positif hamil!!! Bokeb Masss???” desisku pada suamiku. Dia menatap wajahku keheranan dan penuh nafsu. Aku buatin minum ya” ajakku. croottttttttt……….. Kurasakan suamiku begitu mengebu-gebu mengerjaiku. Aku hampir tidak bisa bangun pagi harinya, karena seluruh tubuhku seperti remuk dikerjain suamiku. Apalagi kalau lihat muka hornynya yang sudah di ubun-ubun, kasihan lihat Indun kalau tidak diteruskan. Dan, deg! Apalagi aku termasuk ibu-ibu yang suka pakai baju yang agak ketat. Ohhh… aku berusaha untuk menahan badanku agar tidak menindih anak itu, tapi tanganku malah menekan dada Indun dan membuatnya jatuh terlentang sekali lagi.




















