Aku yang masih belum tahu maksud mas Manto, hanya bisa berdiri diam sambil memegang bibir bak mandi. Bokep Mom Dan seiring dengan jatuhnya tubuh Ogie kelantai, terjatuh pula sebuah handphone hitam yang masih dalam kondisi menyala dari tangan kirinya. “Mas…apaan sieh…” tanyaku pada suami baruku yang masih memeluk tubuhku dari belakang. Kunaikkan celana dalamku yang masih terenggang pada lututku, kukenakan seadanya dan langsung berjongkok di depan si pengintip yang meringkuk ketakutan di lantai toilet. “ANJRIT“ umpatku dalam hati.Sebenarnya, jika kuperhatikan, kata-kata yang diucapkan mas Manto barusan sangat kurang ajar. “I…Itil adek mas…towel itil adek” ujarku yang sekarang sudah tak malu-malu lagi. Mendengar kalimatku barusan, alih-alih mempercepat towelan pada biji kelentitku, mas manto malah mendadak jongkok dibelakangku sambil buru-buru menurunkan celana dalam hijauku. “Udah dek… kasih lihat aja sedikit…” ujarnya sambil mengecup tengkukku.




















