Pasti itu karena sambal pecel lele yang kumakan di warung tadi. Bokep Family Ia acap kali mencuri pandang ke arahku dari duduknya di mobil. Ia harus istirahat total dan berhenti menyupir untuk majikan nya. Hari-hari berjalan seperti biasa, tak banyak yang berubah.Yang sedikit berubah adalah suasana di dalam mobil. Besoknya aku menyetorkan uang ke tabunganku tanpa bilang-bilang istriku. Aku melihatnya dari kaca spion. Ia punya banyak teknik permainan yang membuatku terperangah. Aku tak berani langsung masuk. Kukulum dan kuhisap habis-habisan puting susu Astrid. “Gaji tiga bulan pertama Rp 1,2 juta. Astrid pintar bikin alasan untuk tidak perlu datang ke kantor cabang. “Ini uang buat cari hotel kecil di sekitar sini. Tidak kah kau tahu kenapa aku memanggilmu ke sini? Dari karyawan kantor, aku tahu nama Nyonya Gino adalah Astrid, sebuah nama yang elok.










