Saat ia membuka pintu mobil, kubekap mulutnya dan kutempelkan pisau di lehernya yang jenjang.“Heh! Lalu dari belakang kupompa ia sekuat tenaga. Bokep tetapi yang membuatku bangga, walaupun ia kuperkosa, tetapi ia selalu orgasme berkali-kali setiap kupakai tubuhnya. Ia berteriak kesakitan karena ukuran batang kemaluanku yang besar itu dan dengan kalap mencakar dan memukul mukaku. Dengan terpaksa akhirnya Fang Fang melayaniku tiap hari sampai aku bosan dan mencari mangsa lain. Lalu kuangkat tubuhnya dan kusedot kemaluannya sampai seluruh cairan kewanitaannya habis. Ketidakberdayaan Fang Fang dan kemaluannya yang bengkak itu membuatku bernafsu memasukkan batang kemaluanku yang besar ke lubang kemaluannya sekali lagi. Sekarang kita masuk mobil, lu yang mengemudi dan ingat, pisau ini siap ngeluarin usus lu kalo lu macem-macen di jalan!” ancamku.“I… iya Mas, ampun!




















