soalnya gw ga nyaman..”
“ terserah mau dimana, neh nomor gue..” kata dia sambil ngasih kertas dengan angka nomor telepon dia. “ lonte.. Bokeb Gw menggendong dia sampai ke rumah sakit, dia dirawat dan dokter mengatakan ke gw dengan berat hati kalau evi sudah kenapa sifilis akut dan seluruh tubuhnya uda terkontiminasi sama sel-sel neurosifilis yang kemungkinan sembuhnya kecil. Kebetulan mal di kota gw selalu dekat dengan pantai. Lonte..” tiba-tiba evi nangis dengan kalimat terakhir itu. Permintaan terakhirnya untuk di makamkan di tanah kelahirannya gw lakukan sebagai tanda cinta terindah dalam hidup gw untuk dia.Kini, gw menyadari bahwa. bisa..”Mendengar kalimat itu dari mulut dia. Tapi kalau digombalin berondong sih baru kali ini..” ledek dia.




















