Dan setelah makan malam bersama Franky itu, dia langsung menghubungi Zaslan, begitu mobil Franky hilang dari pandangan, mengundangnya datang ke rumah kontrakannya.Kirana menunggu Zaslan dgn tanpa mengenakan selembar kainpun untuk menutupi badannya yg berbaring menunggu di atas tempat tidurnya, cincin permata yg baru saja diberikan oleh Franky adalah satu-satunya benda yg melekat di badan bugilnya. “Apa yg bisa ku bantu?”Kirana berhenti di ruang tengahnya yg nyaman lalu duduk di sebuah meja.“Aqu belum memasang kaitan stockingku… dan sekarang, dgn kain ini… aqu kesulitan untuk memasangnya.”Suaranya terdengar manis, tapi matanya berkilat liar menggoda. Bokep STW Damar menatapnya melenggang dan menghilang di balik pintu, begitu feminim dan menggoda. Kirana tersenyum padanya, kemaluannya berkilat dgn cairannya.“Aqu akan ke kamar mandi untuk membetulkan make-up, kalau Bapak memerlukan sesuatu…” dia berkata dgn mengedipkan matanya.




















