Pada awalnya aku bertanya-tanya dalam hati, kenapa di altar tempat pertunjukan itu tidak dipasang kerangkeng, karena bisa membahayakan pengunjung nantinya bila harimau yang sedang beratraksi melawan dan melompat ke arah penonton yang jaraknya begitu dekat dengan altar.“Kamu tenang saja, tak akan ada masalah kok,” ujar Aol tersenyum penuh arti dan memperbaiki posisi duduknya. Bokeb Tangan kananku lalu merambat naik dan meremas payudaranya yang montok itu. Phong lainnya jadi bertanya-tanya tentang siapa aku sebenarnya.“Mr. Tolong sabuk pengaman dipasang dan sandaran kursinya ditegakkan,” ujar pramugari itu lembut.“Oh, ya. Phong di parkir.Setelah menaikkan tas jinjing yang berisi beberapa stel pakaianku ke bagasi mobil itu, akupun dibawa meluncur melewati jalan tol.











