Tapi mbaknya musti mau anu…”, ujar Ujang sambil
disambut dengan gelak tawa teman-temannya.“Udah ah. Bokep Family Ujang diam saja tapi dia
menunjuk ke Abdul. “Mana duitnya non?”, tanya salah seorang cowok tadi, yang belakangan
aku tahu namanya Ujang. Sebel bangeeeet ! Melalui pintu
itu aku digandeng ma cowok berkulit item ini keluar gedung.“Wah, mau kemana sih?”, protesku ringan. Temen-temen aku nampaknya mengerti kalau saat itu gw lagi ndak bawa
duit dan mereka lalu mengumpulkan uang buat bantuin gw beli
vitamin E.Wah…benar-benar teman sejati. Ucok kembali cuman tersenyum singkat
dan menarikku agar segera masuk kedalam gedung.“Woi…dari mana aja kalian? Jilatan dan sedotan lembut di kedua
payudara aku yang dilakukan oleh kedua lelaki setan ini sungguh menggoda. Situ udah masuk mobil berarti harus beli. Duh…tinggal satu lagi yang musti aku bikin crot nih…
Abdul, yang nampaknya adalah bos dari kedua lelaki brengsek ini, segera
keluar




















