ma..af bu” gumamku pelan sambil menundukkan wajahku. Bokep STW Wanita itu sangat berterima kasih padaku dan berjanji kalo punya uang, ia akan membayarnya. Kemudian wanita itu memandangiku dan sesaat kemudian terlihat senyuman tersungging di bibirnya. “ayo gentian” gumamnya kemudian duduk di sofa. Sesekali tangannya mengusap-usap kepalaku. Aku sangat menikmati permainannya. Tanya wanita itu sembari duduk di sebelahku. “Iya air mani, eh kamu dah pernah paling..kok nanya-nanya” tanyanya balik. Aku hanya diam melihatnya berlalu. “Makasih ya ndre, kamu baik sekali ama aku” gumamnya. Sore sekitar pukul setengah empat, aku terbangun oleh suara telepon rumah yang berdering. Tak lama kemudian bu Bambang muncul dan duduk di sebelahku. “Eh kamu udah sunat ndre?” tanyanya. Aku hanya menggeleng. Gerakanku makin cepat.




















