” I think we better back to work..ndra tolong kamu siapkan berkas penawaran dari suplier sebelumnya and i want it on my desk before lunch time ” Sudah cukup ‘chit-chat-nya’ dan aku kembali ke gaya kantoran lagi. Bokep Montok Kini giliran Nina yang gencar mencumbui leher Diana yang tampak mengkilat bersimbah peluh. Tapi kembali kupikir bahwa disini atau ditempat lain sama saja. Kurasakan detak jantungku kian berdentang kencang dan nefasku kian berat. Waktu sudah menjelang pukul delapan malam ketika Hendra pamit pulang. Akan tetapi entah mengapa dalam berfantasi aku lebih suka membayangkan pria2 kasar dengan fisik yang kekar dan kuat. Aku merasa seperti rugi melewatkan ‘pertunjukan’ yang jarang2 ini (jendela kantorku dibersihkan 2 minggu sekali itu pun belum tentu dengan orang yang sama).




















