Tak kuperdulikan Vega yang terbengong-bengong menatap & memperhatikan gerakku.“Kamu mau kemana? Ia bertambah relaks semakin lama.Dan dengan obrolan seputar diri kami masing-masing, keakraban kami semakin bertambah seiring dengan berlalunya waktu. Bokep Japan saya mau memastikan apakah saya bisa menyemprotkan air maniku di dalam memeknya. Kalau kamu mau ikut, ayo. saya pingin beristirahat di dalam sebentar.” saya lalu menuju front office & memesan kamar. Bahkan mungkin saya akan memberinya kenikmatan malam ini.“Aku khan bukan Vampire yang bakal menghisap darah kamu” Ujarku bercanda.“Aku manusia biasa yang nggak makan orang. Disini ia lebih memberikan perlawanan yang berarti. saya masih berdiri di depannya. Jangan di dalamphh..akkhh” Vega memperingatkanku yang diakhiri dengan rangkulannya yang keras & teriakannya.




















