Tanyakan sekali lagi pertanyaanmu, dan kau akan tahu apakah aku menyukaimu juga,” kata Mbak Marissa.Aku mengulang pertanyaanku,“Kalau saya kepingin, bagaimana?” Mbak Marissa tersenyum“Kalau kau kepingin,” ia………….! Hidung mancung. Bokeb Ia mendekatkan wajahnya ke arahku..“Mirza, aku tahu aku lebih tua darimu. Lelaki itu melambai padaku ketika aku memperhatikannya. Kubiarkan pula ia menjadi guru yang baik dan memberikan pengalaman itu. Eh, ayah dan ibumu lama ya perginya?” Tanya Mbak Marisa.“Sampai minggu depan!” jawabku.“Kesepian, dong?” celetuk Mbak Marissa.“Iya, gitu deh!” kataku, masih sedikit gugup.“Mbak gimana?”“Biasa aja. Kulihat dalam remang ia menggigit ujung bibirnya. Sudah biasa ditinggal pergi Mas Fredi,” ia menatapku tajam, mengerling sekilas dan berbalik meninggalkanku.“Sudah, ya, aku balik dulu” ia pamit.




















