Besoknya aku menyetorkan uang ke tabunganku tanpabilang-bilang istriku. Tank-top merah ketat yang dikenakan membiarkan lekuk-lekuk dadanya terlihat jelas. Bokep SMA Senang juga rasanya naik pesawat untuk pertama kalinya. Aku segera menyelinap ke belakang mencari WC yang dimaksud, melewati lorong-lorong sempit tumpukan stok barang perusahaan.Setelah selesai dengan urusanku di kamar kecil, aku bermaksud kembali ke depan melewati lorong-lorong sempit itu. Istri saya adalah Area Manager perusahaan. Kalau saya perlu keluar, saya akan telepon,” kata bu Yena.“Baik, bu!”Aku mendapatkan hotel kecil tak jauh dari Santika Kuta Beach. “Kamu kelihatan gugup,” ujar Bu Yena tenang, menatapku dengan pandangan penuh. Seksi nian orang satu ini. Kalau tak ada dinding kaca ini, aku pasti bisa mendengar desah-desah nikmatnya. Aku menatap kakinya yang jenjang. Saya menempuh SMA saya di sini,” kataku.“Baiklah, langsung ke Hotel Santika Kuta Beach,” perintah Bu




















