Namun tetap saja, penisku ini tak mau kompromi.Tak lagi gadis yang jadi incaran mataku. Bokep Rusia Dia tampak biasa saja, namun tak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut endah.Aku mempersiapkan diri dan langsung pamit.“Mas jalan dulu” kataku sambil menutup pintu tanpa menunggu jawaban.***Tiga bulan setelah ini aku mendapat pesan dari endah bahwa dia sudah mengandung. Ku hentikan aktifitasku di kamar mandi, ku naikan kembali celanaku lalu keluar dari kamar mandi.“Kalau belum makan itu ada sayur di meja makan” kata adikku sambil merapihkan posisi baju yang akan di setrika.“Kamu belum punya momongan juga ya, ndah?” Kataku tak menghiraukan tawarannya sambil melangkah ke belakang adikku.“Ya namanya juga belum rejeki, mas” jawabnya sambil terus menyetrika. Ah, ternyata endah masih mau berkomunikasi denganku. Tidak lupa dengan kaus kaki dan daleman celana panjang.




















