Aku berusaha sekuat tenaga untuk menyadarkan diriku dari semua ini, tapi malah sentuhan tangan Denny dan pepetan tubuhnya membuatku semakin terbawa arus.“Ssstttt oouuhhh pakkk… masuk semua yah pak?” desah Ivana diselingin sebuah pertanyaan.“Ia neng masuk semua, padahal kemarin nggak bisa yak.”“Ssttt.. Bokep Thailand makananya juga belum turun.”Kami berdua akhirnya sedikit beristirahat di kantin yang ternyata masih ramai dengan para pengunjungnya dan membawa kami asik bercerita, terutama Ivana, ia asik curhat tentang kekasihnya yang bernama Denny, yang menurutnya tajir juga baik padanya, selain itu dari foto yang ia tunjukan Denny juga terlihat ganteng.Yah cocoklah dengan Ivana yang memang juga cantik pintar dan pekerja keras.




















